Jumat, 07 September 2012

perang dunia II


I. Pendahuluan
A. Latar Belakang
            Latar Belakang atau faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perang dunia II dapat dibedakan menjadi sebab umum dan sebab khusus.
·        Sebab umum terjadinya perang dunia II , antara lain sebagai berikut.      
1) Timbulnya politik balas dendam (revenche) Negara jerman terhadap Negara-negara Eropa (sekutu) yang di anggap telah menghina dengan perjanjian Versailes.
2) Terjadinya perlombaan senjata di kalangan negara-negara yang terlibat perang dunia I.
3) Timbulnya kecurigaan antara Negara-negara eropa yang mengakibatkan masing-masing Negara eropa mempersiapkan diri untuk diserang atau menyerang.
4) Timbulnya persekutuan antarnegara.
5) Munculnya paham-paham politik yang saling bertentangan , Misalnya Fasisme , sosialisme, dan demokrasi.
6) Kegagalan LBB dalam menciptakkan dan memelihara perdamaian  dunia.
·        sebab khusus terjadinya perang dunia II , antara lain sebagai berikut.
1) Di kawasan Eropa
        
serangan jerman terhadap kota Danzig (Polandia) pada tanggal 1 september 1939 , mengawali pertempuran di front Eropa dan Afrika utara.
2) di kawasan asia pasifik
        
serangan jepang terhadap pangkalan militer angkatan laut Amerika serikat di Pearl Harbour , Hawai pada tanggal 7 Desember 1941.
B. Sebab umum
         Sebab umum terjadinya perang dunia II , antara lain sebagai berikut.   
1) Timbulnya politik balas dendam (revenche) Negara jerman terhadap Negara-negara Eropa (sekutu) yang di anggap telah menghina dengan perjanjian Versailes.
2) Terjadinya perlombaan senjata di kalangan negara-negara yang terlibat perang dunia I.
3) Timbulnya kecurigaan antara Negara-negara eropa yang mengakibatkan masing-masing Negara eropa mempersiapkan diri untuk diserang atau menyerang.
4) Timbulnya persekutuan antarnegara.
5) Munculnya paham-paham politik yang saling bertentangan , Misalnya Fasisme , sosialisme, dan demokrasi.
6) Kegagalan LBB dalam menciptakkan dan memelihara perdamaian  dunia.


C. Sebab Khusus
       sebab khusus terjadinya perang dunia II , antara lain sebagai berikut.
1) Di kawasan Eropa
        
serangan jerman terhadap kota Danzig (Polandia) pada tanggal 1 september 1939 , mengawali pertempuran di front Eropa dan Afrika utara.
2) di kawasan asia pasifik
        
serangan jepang terhadap pangkalan militer angkatan laut Amerika serikat di Pearl Harbour , Hawai pada tanggal 7 Desember 1941.



















II. Proses Jalannya Perang Dunia II
A.  Medan Perang dunia II
         Pihak-Pihak yang Berperang dalam Perang Dunia II
Jalannya Perang Dunia II terbagi dalam tiga medan yaitu medan Eropa, medan Afrika Utara, dan medan Asia pasifik.
Adapun pihak-pihak yang berperang di beberapa medan peperangan dalam Perang Dunia II sebagai berikut.
1. MEDAN EROPA
          Pada tanggal 1 September 1939 Jerman menyerang Polandia. Inggris dan Perancis mengumumkan perang kepada Jerman. Inilah sebagai awal meletusnya Perang Dunia II. Pada tanggal 9 April 1940 Jerman melakukan serangan ke utara yakni ke Denmark dan Norwergia. Kedua negara ini dapat diduduki Jerman. Pada bulan Mei 1940 Belanda dapat diduduki Jerman sehingga Ratu Wilhelmina mengungsi ke Inggris. Pada tanggal 10 Juni 1940 Italia mengumumkan perang kepada Perancis dan Inggris, dilanjutkan menyerbu Perancis. Pada bulan Juni 1940 pasukan Jerman bergerak menuju Perancis dan dapat mendudukinya. Tentara Perancis di bawah pimpinan Charles de Gaulle mengungsi ke Inggris. Kekuatan dua negara fasis Jerman dan Italia semakin mantap. Angkatan Udara Jerman menyerbu Inggris tetapi usahanya gagal kemudian beralih dengan pengeboman-pengeboman dan serangan laut ke arah Angkatan Laut Inggris. Pada tanggal 27 September 1940 Jerman, Italia, dan Jepang bersatu dalam Perjanjian Tiga Negara. Pada tanggal 22 Juni 1941 dengan bantuan Finlandia dan Rumania, Jerman menyerbu Rusia. Padahal selama 18 bulan sebelumnya Hitler telah mengadakan perjanjian dengan Uni Soviet tidak akan saling menyerang. Bagaimana menurut pendapat anda tentang tindakan Hitler ini?
2. MEDAN AFRIKA
          Tentara Jerman menyerbu Balkan sampai di Kreta. Rumania dan Bulgaria memihak kepada Jerman. Inggris dapat memukul mundur tentara Italia di Afrika Utara. Serangan Sekutu terhadap Blok Sentral pada tanggal 23 Oktober 1942 di Afrika Utara dipusatkan di El Alamien, Mesir. Tentara Jerman di bawah Jenderal Erwin Rommel menyerbu Afrika dan menghantam Inggris sampai di muka Alexandria. Serangan Jerman ke Afrika Utara dapat ditahan oleh Inggris di bawah pimpinan Montgomery dan Amerika Serikat di bawah Eisenhower pada tanggal 12 November 1942. Datangnya bantuan pasukan Amerika Serikat membuat pertahanan Jerman semakin rapuh. Sejak 19 November 1942 Jerman kalah melawan Rusia dalam pertempuran di Stalingrad. Kemudian Rusia menyerbu Polandia dan Balkan. Rumania dan Bulgaria menyerah. Hongaria juga menyerah pada tanggal 13 Februari 1945. Tentara Rusia di bawah Zhukov berhasil menyerbu Berlin. Berlin diduduki Sekutu dari segala arah. Pertempuran hebat terjadi di dalam kota Berlin, dan Berlin dapat direbut oleh Sekutu. Pada tanggal 30 April 1945 Hitler bunuh diri. Pada tanggal 7 Mei 1945 Jerman menyerah kepada Sekutu tanpa syarat di Reims, Perancis.
3. MEDAN ASIA PASIFIK
        Perang di medan Asia Pasifik diawali dengan penyerbuan pangkalan Armada Angkatan Laut Amerika Serikat di Pearl Harbour, Hawai pada tanggal 7 Desember 1941 oleh Jepang. Perang Dunia II di medan Asia Pasifik sering disebut Perang Asia Timur Raya, karena Jepang selalu mempropagandakan bahwa peperangan yang dilakukan bertujuan mewujudkan kemakmuran bersama di kawasan Asia Timur Raya.
Dalam serangan Jepang pada tanggal 7 Desember 1941 menewaskan kurang lebih 2.330 tentara Amerika Serikat dan 100 orang sipil di samping menghancurkan peralatan perang Amerika Serikat. Jepang menyatakan perang terhadap Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya. Serbuan Jepang dilanjutkan ke negara-negara di Asia Tenggara dengan menduduki Muangthai, Birma (Myanmar), Malaysia, dan Hindia Belanda (nama Indonesia waktu itu).
Untuk membalas serangan-serangan Jepang, Sekutu menyusun taktik serangan dari pulau satu ke pulau lain atau sistem katak loncat. Strategi ini dipimpin oleh Jendral Dauglas Mac Arthur dan Laksamana Chester Nimitz. Tentara Jepang di Laut Karang dan Midway (7 Mei 1942) dihancurkan oleh Sekutu. Inilah titik balik pertama.
Dalam pertempuran-pertempuran berikutnya Amerika Serikat dapat merebut Filipina (22 Oktober1944), Iwo Jima (17 Maret 1945), Okinawa (21 Juni 1945). Kemudian Inggris di bawah Lord Louis Mauntbatten menyerbu Birma (Myanmar) dan menghancurkan tentara Jepang (30 April 1945). Dari Saipan dan Okinawa Angkatan Udara Amerika Serikat menyerang kota-kota Jepang, tetapi Jepang belum menyerah. Akhirnya pada tanggal 6 Agustus 1945 Hiroshima dijatuhi bom atom dilanjutkan tanggal 9 Agustus 1945 di Nagasaki. Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu tanggal 14 Agustus 1945 (secara resmi 2 September 1945 di atas kapal “Missouri” di Teluk Tokio).
Dengan demikian berakhirlah Perang Dunia II karena Jepang beserta negara-negara pendukungnya menyerah. Setelah Perang Dunia II berakhir maka diadakanlah perjanjian-perjanjian perdamaian antara pihak pemenang dan yang kalah. Perjanjian–perjanjian itu antara lain Konferensi Postdam (2 Agustus 1945) dan Perjanjian San Fransisco (8 September1951).
B. Kependudukan Jepang di Indonesia
         Pendudukan Jepang di Indonesia sejak 9 Maret 1942 merupakan rangkaian politik imperialismenya di Asia Tenggara. Sebagai akibat dari kemajuan industri Jepang yang pesat ditempuhlah strategi ekspansi untuk mencari bahan mentah dan daerah pemesaran baru juga sumber pangan Jepang. Menguatnya ambisi militerisme Jepang disamping didorong konstalasi politik di Jepang sendiri yang memungkinkan hal itu terjadi. Dalam kerangka politik makro , imperialisme Jepang memiliki hubungan erat dengan dokumen Tanaka , yaitu dokumen tentang rencana ekspansionisme Jepang.
Invasi ke Indonesia merupakan bagian dari kerangka politik ekspaansionisne Jepang di Asia Tenggara. Cita-cita Jepang membangun Kawasan Persemakmuran Bersama Asia Timur Raya dibawah naungannya dicoba dan direalisasikan dengan mencetuskan perang Asia Timur Raya.





III . Upaya penyelesaian
A. perjanjian .


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar